Showing posts with label Skripsi. Show all posts
Showing posts with label Skripsi. Show all posts

Monday, October 5, 2020

Menyusun latar belakang skripsi yang baik


Latar belakang merupakan bagian pertama yang sangat penting dalam menyusun karya ilmiah/skripsi. Latar belakang yang baik dan menarik akan membuat orang yang mempelajari/membaca semakin mudah memahami maksud dari penelitian yang kita lakukan. Selain itu memudahkan juga anda(para mahasiswa) dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan dosen penguji di ujian akhir nantinya. 

Syarat mutlak dan wajib untuk dapat menulis latar belakang yang baik dengan banyak membaca literature (paper dari penelitian sebelumnya). Dengan banyak membaca literature, maka akan semakin jelas arah penelitian yang akan kita lakukan dan menyusun latar belakang menjadi lebih mudah dan terarah.

Berikut ini beberapa tahapan dalam menuliskan latar belakang:

  1. Tuliskan masalah yang dihadapi oleh objek penelitian. Atau masalah yang sudah pernah dihadapi peneliti sebelumnya dan belum ada solusinya. Untuk masalah-masalah di objek penelitian sampaikan secara detail bukan bersifat general.
  2. Sampaikan gambaran umum tentang metode/teknologi/solusi yang anda rencanakan untuk mengatasi masalah diatas. Gunakan beberapa referensi terkait metode/solusi yang akan anda gunakan tersebut.
  3. Jawab semua pertanyaan WHY di judul skripsi
Dibawah ini adalah contoh penulisan latar belakang pada paper berjudul IMPLEMENTASI ALGORITMA REGRESI LINEAR BERGANDA UNTUK MEMPREDIKSI PRODUKSI PADI DI KABUPATEN BANTUL" oleh Ervan Triyanto yang dapat didownload pada url: http://jurnal.univrab.ac.id/index.php/rabit/article/view/666

Sesuai pada poin ke-3 diatas, maka yang perlu dijawab pada pertanyaan WHY judul adalah:
  • Mengapa prediksi produksi padi?
  • Mengapa di kabupaten Bantul?
  • Mengapa menggunakan Algoritam Regresi linear berganda?
Ketersediaan pangan yang cukup dan merata merupakan salah satu pilar perwujudan ketahanan pangan. Salah satu inti pokok dari ketahanan pangan adalah tersedianya makanan pokok bagi masyarakat. Salah satu makanan pokok yang dikonsumsi adalah nasi. Nasi adalah hasil dari pengolahan hasil pertanian yaitu padi. Padi (Oryza Sativa) adalah salah satu dari jenis tanaman pertanian yang bernilai ekonomis, di Bantul sendiri padi tergolong sebagai tanaman pangan pokok yang banyak dibudidayakan.
Kabupaten Bantul sendiri merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten Bantul memiliki luas wilayah 50.810 hektare, dengan pemanfaatan lahan pertanian berupa sawah sebesar 15.183 ha dan lahan bukan sawah sebesar 12.742 ha. Luas lahan sawah yang cukup luas ini dimanfaatkan untuk pertanian padi. Produksi padi di Bantul pada tahun 2014 sebesar 192.847 ton, pada tahun 2015 sebesar 199.141 ton, dan pada tahun 2016 sebesar 180.593 ton [1].  

Paragraf 1 dan 2 diatas merupakan jawaban dari "Mengapa di kabupaten Bantul?" 

Karena produksi padi di kabupaten Bantul setiap tahun selalu berubah – ubah, maka sebuah prediksi perlu dilakukan untuk mengetahui gambaran masa depan apakah hasil produksi padi di kabupaten Bantul akan mengalami kenaikan ataupun penurunan. Hasil prediksi ini dapat digunakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui ketahanan pangan di kabupaten bantul khususnya padi. Penelitian ini memanfaatkan data panen atau produksi padi di dinas pertanian kabupaten Bantul sebagai data acuan untuk melakukan prediksi hasil panen padi di kabupaten Bantul. Selain itu prediksi ini juga mempertimbangkan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil prodiksi yang berupa luas lahan, curah hujan, serangan hama, hasil produksi sebelumnya, serta pengetahuan petani tentang penanaman padi. 

Paragraf 3 adalah jawaban dari "Mengapa prediksi produksi padi?"

Untuk melakukan prediksi tentunya harus menggunakan sebuah algoritma, salah satu algoritma untuk melakukan prediksi yaitu menggunakan Algoritma Regresi Linear Berganda. Algoritma Regresi Linear Berganda merupakan salah satu teknik analisis data yang sering digunakan untuk mengkaji hubungan antar beberapa variabel dan meramal satu variable [1]. Algoritma ini dapat dilakukan untuk memprediksi beberapa hal seperti prediksi kelayakan operasional mesin rivet produksi [2] atau prediksi konsumsi bahan bakar [3].

Paragraf 4 diatas yaitu jawaban dari "Mengapa menggunakan Algoritam Regresi linear berganda?"

Dari beberapa penjelasan diatas disimpulkan bahwa metode Regresi Linear Berganda dapat digunakan untuk meprediksi sesuatu di masa depan dengan menggunakan lebih dari 2 faktor atau variabel yang memiliki pengaruh terhadap apa yang akan diprediksi, oleh karena itu peneliti akan menggunakan metode ini untuk melakukan prediksi produksi padi di kabupaten Bantul.

Paragraf ke 5 merupakan rangkuman dari penelitian yang akan dilakukan.

Selain anda ikuti ketiga tips tersebut, selalu konsultasikan naskah anda dengan dosen pembimbing dan sekali lagi, banyak membaca paper yang berkaitan dengan area penelitian yang diambil. Untuk penelitian di level Skripsi (S1) sebaiknya membaca paper terkait minimal 30 paper. Semoga bermanfaat artikel penulisan latar belakang di skripsi berikut dan bagi para #PejuangSkripsi semakin menemukan titik terang dan terarah penelitian skripsi anda.

Wednesday, September 2, 2020

5 Hal penting ketika mengirim email ke Dosen

Meskipun telah banyak artikel, postingan Instagram ataupun video di Tiktok yang membahas etika atau aturan dalam mengirimkan email ke dosen, namun ternyata masih banyak mahasiswa yang belum tau atau belum paham hal penting ini. Terbukti masih ada beberapa email yang masuk ke inbox saya tanpa memperhatikan hal-hal penting tersebut.

Contoh email yang kurang tepat

Untuk itu saya ingin membagikan 5 hal penting berikut ini yang perlu anda perhatikan jika ingin berkomunikasi dengan dosen melalui email:

1. Tuliskan Subject

Subject ini sangat penting dalam komunikasi email, karena penerima akan mengetahui secara cepat maksud dari si pengirim email tersebut sebelum membukanya dan membaca secara detail. Kesalahan fatal jika anda mengirimkan email tanpa menuliskan subject/topik, bahkan beberapa email filter akan menkategorikan email anda masuk ke folder spam.

Tuliskan subject email dengan singkat dan jelas. Misal anda akan mengumpulkan tugas melalui email jangan hanya menuliskan "Tugas" lebih baik diganti dengan "Tugas matakuliah ABC", atau saat anda ingin melakukan konfirmasi nilai ujian jangan menuliskan "Nilai" lebih baik ditulis "Konfirmasi nilai ujian akhir matakuliah XYZ". Hal ini akan memudahkan dosen anda untuk memahami maksud dari email yang anda kirimkan. 

2. Kata pembuka

Gunakan kata pembuka yang sopan dan baik, misalnya: Assalamualaikum pak, Selamat pagi bu, Dear pak XYZ, dll. Jangan gunakan bahasa percakapan sehari-hari dalam menuliskan kata pembuka ini, contohnya berikut ini yang harus anda hindari: Halo dab, Hi bro, Halo pak, dll. 

3. Identitas anda

Anda harus pahami bahwa dosen tidak bisa menghapal satu-persatu nama mahasiswa yang begitu banyak, apalagi hanya tulisan di email, maka identitas ini sangat penting ketika anda berkomunikasi dengan email. Perkenalkan diri anda setelah menuliskan salam pembuka, sebutkan nama, nomer identitas dan hubungan anda dengan dosen tersebut. Misalkan: Nama saya ABC dengan nim 123, saya adalah mahasiswa bapak di kelas XX pada matakuliah ABC. 

4. Isi email

Tuliskan isi email dengan jelas sesuai maksud anda. Gunakan bahasa resmi dan sopan, hindari penggunaan bahasa sehari-hari dan jangan menyingkat kata-kata. Gunakan kata ganti Saya, dan jangan menggunakan kata ganti aku, akuh, gue, atau yang sejenisnya. 

Hal lain yang perlu anda perhatikan adalah jangan memerintah "dosen", misalkan: tolong diperiksa, tolong disetujui, tolong dibalas, dll. Kalaupun anda memerlukan dosen untuk segera melakukan sesuatu hal, maka sampaikan secara tidak langsung, misalkan: Jika ada ada suatu hal yang perlu diperbaiki, mohon kiranya bapak memberitahu saya. Hal ini lebih nyaman bagi dosen untuk melakukan sesuatu hal untuk anda.

5. Pahami kesibukan dosen

Anda perlu pahami bahwa dosen tidak menerima email dari anda saja, dan berbagai macam kesibukan yang lain. Anda jangan terlalu berharap email akan dibalas dengan segera, kalaupun dosen segera membalas dengan cepat maka itulah keberuntungan anda. Waktu normal bagi dosen untuk membalas email adalah 3-4 hari kerja, jika lebih dari 5 hari anda belum mendapatkan balasan, anda bisa mengingatkan kembali dengan melakukan reply pada email sebelumnya.

Hal penting diatas tidak hanya dilakukan dalam mengirimkan email ke dosen, tetapi anda juga perlu perhatikan ketika mengirimkan email untuk lamaran pekerjaan, berkomunikasi dengan atasan ataupun komunikasi dengan rekan kerja.

Hal yang sama juga perlu diperhatikan jika anda menggunakan WA, Telegram, Line atau aplikasi messenger lainnya dalam berkomunikasi dengan dosen, yaitu: gunakan salam pembuka, perkenalkan diri anda dan tuliskan hal yang akan anda tanyakan. Untuk aplikasi chat ini anda tidak perlu menggunakan subject. Cukup mudah khan?

Beberapa tulisan diambil dari artikel:


Friday, March 13, 2020

Membuat Code Highlight di Word

Bagi beberapa mahasiswa tingkat akhir yang mengambil Skripsi/TA, khususnya di bidang ilmu Computer Science, Informatika, Sistem Informasi, dkk, masalah formating dan tata letak penulisan di aplikasi pengolah kata(Word processing) dapat menaikan level stress disaat si dosen pembimbing meminta menuliskan code-code secara rapi seperti pada Code editor.

planetb.ca ~ syntax-highlight-word
Kali ini saya akan share salah satu tools yang membuat hidup para pejuang-pejuang Skripsi/TA menjadi lebih indah tanpa harus berkutat dengan masalah formating code di Word.   

Saya biasa menggunakan tools online yang dibuat oleh om Jamie di alamat http://planetb.ca/syntax-highlight-word. Cara penggunaanya cukup mudah, tinggal copy khan saja baris code ke dalam form yang tersedia, kemudian pilih jenis bahasa pemrograman dan klik tombol Show Highlighted untuk mendapatkan hasilnya.

Tampilan tools online untuk code highlight
Selanjutnya dari tampilan highlight yang ada di browser "Select All" atau (Ctrl+A), kemudian copy dan paste di Word, naaah... sekarang sudah tampil rapi khan code-code anda di Word.

Tampilan saat di paste ke Word
Silahkan bisa dishare jika artikel ini anda rasa bermanfaat dan dapat membantu para pejuang Skripsi/TA/Thesis.






Friday, June 28, 2019

Cara mudah membuat kutipan di Microsoft Word


Dari pengalaman saya membimbing mahasiswa/i dalam penulisan skripsi atau publikasi ilmiah, tidak ada satupun yang tidak menggunakan Microsoft Word. Belum pernah saya menemukan satupun dari mereka yang menggunakan Open Office atau Libre Office dalam menuliskan naskah ilmiah, apalagi menggunakan LaTeX. Setelah beberapa kali diskusi dengan mahasiswa/i bimbingan saya ternyata beberapa dari mereka belum paham penggunaan fitur sitasi otomatis di Microsoft Word. Padahal sebagian besar saya membimbing pada prodi Informatika 😂😂

Di posting kali ini saya akan share cara mudah dalam menggunakan fitur sitasi/kutipan/referensi. Untuk contohnya disini saya gunakan Microsoft Word Office 365, untuk versi Word yang lainnya  kurang lebih sama juga caranya.

Sebelum kita mulai cara menggunakan sitasi di Word, yang perlu diperhatikan adalah sumber referensi apa saja yang bisa kita gunakan untuk karya ilmiah khususnya skripsi. Berikut daftar sumber referensi tersebut:
  1. Buku dengan nomer ISBN resmi,
  2. Jurnal Cetak atau Jurnal Online
  3. Surat kabar atau Majalah
  4. Naskah Skripsi
  5. Website resmi instansi/perusahaan yang bereputasi
Khusus website ini kita tidak bisa menggunakan web asal-asalan, seperti blog, wikipedia atau tulisan orang yang tidak ilmiah. Tetapi kita bisa mengambil sumber referensi dari website dimana yang menerbitkan adalah instansi/perusahaan yang bereputasi. Contohnya anda menggunakan sumber referensi dari dokumentasi framework CodeIngniter di website, naah.. hal itu bisa kita gunakan karena diterbitkan oleh instansi resmi yaitu British Columbia Institute of Technology sebagai pengembang framwork CodeIgniter. Amannya silahkan diskusikan dengan dosen pembimbing untuk masalah sumber referensi web ini.

Oke, kita mulai saja cara menggunakan sitasi di Word. Setelah kita buka aplikasi Word, pilih tab Referensi atau References kemudian terdapat satu blok bagian Referensi yang nantinya akan kita gunakan. Seperti pada gambar dibawah ini


Untuk menambah daftar referensi, pertama klik tombol Kelola Sumber/Citations yang akan memunculkan window Pengelola Sumber. Jika belum ada data sumber yang akan digunakan, klik tombol Baru dimana akan muncul tampilan window Buat Sumber. Selanjutnya isikan tipe sumber (buku, situs web, artikel jurnal, laporan, paten, dll), pengarang, judul, tahun, kota dan penerbit. Untuk beberapa tipe sumber field tersebut tidak wajib diisikan, tetapi lebih baiki lagi jika semua field terisi, untuk memperjelas dan lebih detail informasi sumber referensi karya kita.

Window Pengelola Sumber
Window Buat Sumber, contoh menambahkan referensi tipe Buku
Setelah kita tambahkan beberapa sumber referensi, pada window Pengelola Sumber akan muncul daftar referensi tersebut. Supaya dapat digunakan pada file kita, maka pindahkan daftar referensi tersebut ke bagian kanan (Daftar saat ini) menggunakan tombol Salin ->

Cara melakukan kutipan pada paragraf yang kita tuliskan yaitu dengan cara memilih tombol Sisipkan Kutipan/Insert Citation, kemudian pilih sumber referensi yang muncul, maka secara otomatis pada paragraf akan muncul kutipan tersebut.


Menambahkan kutipan (Dengan style IEEE)
Pada gambar diatas kita menambah kutipan dengan style IEEE. Terdapat beberapa style yang digunakan dalam membuat kutipan dan Daftar pustaka seperti, APA, Chicago, Harvard, dll. Setiap perguruan tinggi mempunyai standard style dalam penulisan skripsi/karya ilmiah, silahkan tanyakan ke dosen pembimbing atau redaksi penerbit jurnal untuk aturan style penulisannya.

Dalam membuat daftar pustaka, kita juga dapat memanfaatkan fitur di Word ini dengan memilih tombol Bibliografi, maka secara otomatis akan tergenerate daftar pustaka pada tulisan kita. Jika pada saat proses penulisan kita menambahkan beberapa referensi baru dan perlu ditampilkan di daftar pustaka, kita dapat melakukan pembaharuan dengan cara menempatkan kursor pada tulisn daftar pustaka kita, kemudia akan muncul tombol Perbarui Kutipan dan Bibliografi, pilih tombol tersebut maka daftar pustaka dan kutipan kita akan terupdate.


Membuat daftar pustaka otomatis
Kita dapat juga merubah penggunaan style dengan cara klik tombol dropdown pada bagian Gaya, kemudian pilih style yang kita inginkan, maka otomatis pada kutipan di paragraf kita dan daftar pustaka akan berubah menyesuaikan style pilihan tersebut.

Cukup mudah khan menggunakan fitur Referensi di Microsoft Word, jangan sampai masalah penulisan kutipan dan pustaka menghabiskan waktu kita dalam menyelesaikan penulisan skripsi.

Selamat mencoba, Semoga bermanfaat..

PS: Silahkan tinggalkan komentar jika ada pertanyaan

------------------------
Contoh style IEEE
------------------------
Algoritma Bee Colony telah digunakan pada pencarian rute terpendek untuk pengiriman distribusi Carica di Nida Food Wonosobo, dimana untuk distribusi pengiriman pada 13 toko diperlukan jarak terpendek yaitu 54,35 km [1]

DAFTAR PUSTAKA
[1] M. D. Arifin and A. D. Laksito, "IMPLEMENTASI ALGORITMA BEE COLONY UNTUK OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI CARICA NIDA FOOD WONOSOBO," Jurnal Sistem Informasi (Sistemasi), pp. 243-253, 2019.
[2] A. D. Laksito, K. Kusrini, H. Sismoro, F. Rahmawati and M. Yusa, "A Comparison Study of Search Strategy on Collecting Twitter Data for Drug Adverse Reaction," in 2nd International Seminar on Application for Technology of Information and Communication, Semarang, 2018.
[3] P. S. Vilarino and C. P. Sanchez, PHP Microservices, Birmingham: Packt Publishing Ltd., 2017.

------------------------
Contoh style APA
------------------------
Algoritma Bee Colony telah digunakan pada pencarian rute terpendek untuk pengiriman distribusi Carica di Nida Food Wonosobo, dimana untuk distribusi pengiriman pada 13 toko diperlukan jarak terpendek yaitu 54,35 km (Arifin & Laksito, 2019)

DAFTAR PUSTAKA

Arifin, M. D., & Laksito, A. D. (2019). IMPLEMENTASI ALGORITMA BEE COLONY UNTUK OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI CARICA NIDA FOOD WONOSOBO. Jurnal Sistem Informasi (Sistemasi), 243-253.

Laksito, A. D., Kusrini, K., Sismoro, H., Rahmawati, F., & Yusa, M. (2018). A Comparison Study of Search Strategy on Collecting Twitter Data for Drug Adverse Reaction. 2nd International Seminar on Application for Technology of Information and Communication. Semarang.

Vilarino, P. S., & Sanchez, C. P. (2017). PHP Microservices. Birmingham: Packt Publishing Ltd.

--------------------------
Contoh style Chicago
--------------------------
Algoritma Bee Colony telah digunakan pada pencarian rute terpendek untuk pengiriman distribusi Carica di Nida Food Wonosobo, dimana untuk distribusi pengiriman pada 13 toko diperlukan jarak terpendek yaitu 54,35 km (Arifin and Laksito 2019)

DAFTAR PUSTAKA

Arifin, Muhammad Darwis, and Arif Dwi Laksito. "IMPLEMENTASI ALGORITMA BEE COLONY UNTUK OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI CARICA NIDA FOOD WONOSOBO." Jurnal Sistem Informasi (Sistemasi), 2019: 243-253.

Laksito, Arif Dwi, Kusrini Kusrini, Heri Sismoro, Fita Rahmawati, and Mochammad Yusa. "A Comparison Study of Search Strategy on Collecting Twitter Data for Drug Adverse Reaction." 2nd International Seminar on Application for Technology of Information and Communication. Semarang, 2018.

Vilarino, Pablo Solar, and Carlos Perez Sanchez. PHP Microservices. Birmingham: Packt Publishing Ltd., 2017.