Showing posts with label Referensi. Show all posts
Showing posts with label Referensi. Show all posts

Wednesday, September 2, 2020

5 Hal penting ketika mengirim email ke Dosen

Meskipun telah banyak artikel, postingan Instagram ataupun video di Tiktok yang membahas etika atau aturan dalam mengirimkan email ke dosen, namun ternyata masih banyak mahasiswa yang belum tau atau belum paham hal penting ini. Terbukti masih ada beberapa email yang masuk ke inbox saya tanpa memperhatikan hal-hal penting tersebut.

Contoh email yang kurang tepat

Untuk itu saya ingin membagikan 5 hal penting berikut ini yang perlu anda perhatikan jika ingin berkomunikasi dengan dosen melalui email:

1. Tuliskan Subject

Subject ini sangat penting dalam komunikasi email, karena penerima akan mengetahui secara cepat maksud dari si pengirim email tersebut sebelum membukanya dan membaca secara detail. Kesalahan fatal jika anda mengirimkan email tanpa menuliskan subject/topik, bahkan beberapa email filter akan menkategorikan email anda masuk ke folder spam.

Tuliskan subject email dengan singkat dan jelas. Misal anda akan mengumpulkan tugas melalui email jangan hanya menuliskan "Tugas" lebih baik diganti dengan "Tugas matakuliah ABC", atau saat anda ingin melakukan konfirmasi nilai ujian jangan menuliskan "Nilai" lebih baik ditulis "Konfirmasi nilai ujian akhir matakuliah XYZ". Hal ini akan memudahkan dosen anda untuk memahami maksud dari email yang anda kirimkan. 

2. Kata pembuka

Gunakan kata pembuka yang sopan dan baik, misalnya: Assalamualaikum pak, Selamat pagi bu, Dear pak XYZ, dll. Jangan gunakan bahasa percakapan sehari-hari dalam menuliskan kata pembuka ini, contohnya berikut ini yang harus anda hindari: Halo dab, Hi bro, Halo pak, dll. 

3. Identitas anda

Anda harus pahami bahwa dosen tidak bisa menghapal satu-persatu nama mahasiswa yang begitu banyak, apalagi hanya tulisan di email, maka identitas ini sangat penting ketika anda berkomunikasi dengan email. Perkenalkan diri anda setelah menuliskan salam pembuka, sebutkan nama, nomer identitas dan hubungan anda dengan dosen tersebut. Misalkan: Nama saya ABC dengan nim 123, saya adalah mahasiswa bapak di kelas XX pada matakuliah ABC. 

4. Isi email

Tuliskan isi email dengan jelas sesuai maksud anda. Gunakan bahasa resmi dan sopan, hindari penggunaan bahasa sehari-hari dan jangan menyingkat kata-kata. Gunakan kata ganti Saya, dan jangan menggunakan kata ganti aku, akuh, gue, atau yang sejenisnya. 

Hal lain yang perlu anda perhatikan adalah jangan memerintah "dosen", misalkan: tolong diperiksa, tolong disetujui, tolong dibalas, dll. Kalaupun anda memerlukan dosen untuk segera melakukan sesuatu hal, maka sampaikan secara tidak langsung, misalkan: Jika ada ada suatu hal yang perlu diperbaiki, mohon kiranya bapak memberitahu saya. Hal ini lebih nyaman bagi dosen untuk melakukan sesuatu hal untuk anda.

5. Pahami kesibukan dosen

Anda perlu pahami bahwa dosen tidak menerima email dari anda saja, dan berbagai macam kesibukan yang lain. Anda jangan terlalu berharap email akan dibalas dengan segera, kalaupun dosen segera membalas dengan cepat maka itulah keberuntungan anda. Waktu normal bagi dosen untuk membalas email adalah 3-4 hari kerja, jika lebih dari 5 hari anda belum mendapatkan balasan, anda bisa mengingatkan kembali dengan melakukan reply pada email sebelumnya.

Hal penting diatas tidak hanya dilakukan dalam mengirimkan email ke dosen, tetapi anda juga perlu perhatikan ketika mengirimkan email untuk lamaran pekerjaan, berkomunikasi dengan atasan ataupun komunikasi dengan rekan kerja.

Hal yang sama juga perlu diperhatikan jika anda menggunakan WA, Telegram, Line atau aplikasi messenger lainnya dalam berkomunikasi dengan dosen, yaitu: gunakan salam pembuka, perkenalkan diri anda dan tuliskan hal yang akan anda tanyakan. Untuk aplikasi chat ini anda tidak perlu menggunakan subject. Cukup mudah khan?

Beberapa tulisan diambil dari artikel:


Friday, June 28, 2019

Cara mudah membuat kutipan di Microsoft Word


Dari pengalaman saya membimbing mahasiswa/i dalam penulisan skripsi atau publikasi ilmiah, tidak ada satupun yang tidak menggunakan Microsoft Word. Belum pernah saya menemukan satupun dari mereka yang menggunakan Open Office atau Libre Office dalam menuliskan naskah ilmiah, apalagi menggunakan LaTeX. Setelah beberapa kali diskusi dengan mahasiswa/i bimbingan saya ternyata beberapa dari mereka belum paham penggunaan fitur sitasi otomatis di Microsoft Word. Padahal sebagian besar saya membimbing pada prodi Informatika 😂😂

Di posting kali ini saya akan share cara mudah dalam menggunakan fitur sitasi/kutipan/referensi. Untuk contohnya disini saya gunakan Microsoft Word Office 365, untuk versi Word yang lainnya  kurang lebih sama juga caranya.

Sebelum kita mulai cara menggunakan sitasi di Word, yang perlu diperhatikan adalah sumber referensi apa saja yang bisa kita gunakan untuk karya ilmiah khususnya skripsi. Berikut daftar sumber referensi tersebut:
  1. Buku dengan nomer ISBN resmi,
  2. Jurnal Cetak atau Jurnal Online
  3. Surat kabar atau Majalah
  4. Naskah Skripsi
  5. Website resmi instansi/perusahaan yang bereputasi
Khusus website ini kita tidak bisa menggunakan web asal-asalan, seperti blog, wikipedia atau tulisan orang yang tidak ilmiah. Tetapi kita bisa mengambil sumber referensi dari website dimana yang menerbitkan adalah instansi/perusahaan yang bereputasi. Contohnya anda menggunakan sumber referensi dari dokumentasi framework CodeIngniter di website, naah.. hal itu bisa kita gunakan karena diterbitkan oleh instansi resmi yaitu British Columbia Institute of Technology sebagai pengembang framwork CodeIgniter. Amannya silahkan diskusikan dengan dosen pembimbing untuk masalah sumber referensi web ini.

Oke, kita mulai saja cara menggunakan sitasi di Word. Setelah kita buka aplikasi Word, pilih tab Referensi atau References kemudian terdapat satu blok bagian Referensi yang nantinya akan kita gunakan. Seperti pada gambar dibawah ini


Untuk menambah daftar referensi, pertama klik tombol Kelola Sumber/Citations yang akan memunculkan window Pengelola Sumber. Jika belum ada data sumber yang akan digunakan, klik tombol Baru dimana akan muncul tampilan window Buat Sumber. Selanjutnya isikan tipe sumber (buku, situs web, artikel jurnal, laporan, paten, dll), pengarang, judul, tahun, kota dan penerbit. Untuk beberapa tipe sumber field tersebut tidak wajib diisikan, tetapi lebih baiki lagi jika semua field terisi, untuk memperjelas dan lebih detail informasi sumber referensi karya kita.

Window Pengelola Sumber
Window Buat Sumber, contoh menambahkan referensi tipe Buku
Setelah kita tambahkan beberapa sumber referensi, pada window Pengelola Sumber akan muncul daftar referensi tersebut. Supaya dapat digunakan pada file kita, maka pindahkan daftar referensi tersebut ke bagian kanan (Daftar saat ini) menggunakan tombol Salin ->

Cara melakukan kutipan pada paragraf yang kita tuliskan yaitu dengan cara memilih tombol Sisipkan Kutipan/Insert Citation, kemudian pilih sumber referensi yang muncul, maka secara otomatis pada paragraf akan muncul kutipan tersebut.


Menambahkan kutipan (Dengan style IEEE)
Pada gambar diatas kita menambah kutipan dengan style IEEE. Terdapat beberapa style yang digunakan dalam membuat kutipan dan Daftar pustaka seperti, APA, Chicago, Harvard, dll. Setiap perguruan tinggi mempunyai standard style dalam penulisan skripsi/karya ilmiah, silahkan tanyakan ke dosen pembimbing atau redaksi penerbit jurnal untuk aturan style penulisannya.

Dalam membuat daftar pustaka, kita juga dapat memanfaatkan fitur di Word ini dengan memilih tombol Bibliografi, maka secara otomatis akan tergenerate daftar pustaka pada tulisan kita. Jika pada saat proses penulisan kita menambahkan beberapa referensi baru dan perlu ditampilkan di daftar pustaka, kita dapat melakukan pembaharuan dengan cara menempatkan kursor pada tulisn daftar pustaka kita, kemudia akan muncul tombol Perbarui Kutipan dan Bibliografi, pilih tombol tersebut maka daftar pustaka dan kutipan kita akan terupdate.


Membuat daftar pustaka otomatis
Kita dapat juga merubah penggunaan style dengan cara klik tombol dropdown pada bagian Gaya, kemudian pilih style yang kita inginkan, maka otomatis pada kutipan di paragraf kita dan daftar pustaka akan berubah menyesuaikan style pilihan tersebut.

Cukup mudah khan menggunakan fitur Referensi di Microsoft Word, jangan sampai masalah penulisan kutipan dan pustaka menghabiskan waktu kita dalam menyelesaikan penulisan skripsi.

Selamat mencoba, Semoga bermanfaat..

PS: Silahkan tinggalkan komentar jika ada pertanyaan

------------------------
Contoh style IEEE
------------------------
Algoritma Bee Colony telah digunakan pada pencarian rute terpendek untuk pengiriman distribusi Carica di Nida Food Wonosobo, dimana untuk distribusi pengiriman pada 13 toko diperlukan jarak terpendek yaitu 54,35 km [1]

DAFTAR PUSTAKA
[1] M. D. Arifin and A. D. Laksito, "IMPLEMENTASI ALGORITMA BEE COLONY UNTUK OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI CARICA NIDA FOOD WONOSOBO," Jurnal Sistem Informasi (Sistemasi), pp. 243-253, 2019.
[2] A. D. Laksito, K. Kusrini, H. Sismoro, F. Rahmawati and M. Yusa, "A Comparison Study of Search Strategy on Collecting Twitter Data for Drug Adverse Reaction," in 2nd International Seminar on Application for Technology of Information and Communication, Semarang, 2018.
[3] P. S. Vilarino and C. P. Sanchez, PHP Microservices, Birmingham: Packt Publishing Ltd., 2017.

------------------------
Contoh style APA
------------------------
Algoritma Bee Colony telah digunakan pada pencarian rute terpendek untuk pengiriman distribusi Carica di Nida Food Wonosobo, dimana untuk distribusi pengiriman pada 13 toko diperlukan jarak terpendek yaitu 54,35 km (Arifin & Laksito, 2019)

DAFTAR PUSTAKA

Arifin, M. D., & Laksito, A. D. (2019). IMPLEMENTASI ALGORITMA BEE COLONY UNTUK OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI CARICA NIDA FOOD WONOSOBO. Jurnal Sistem Informasi (Sistemasi), 243-253.

Laksito, A. D., Kusrini, K., Sismoro, H., Rahmawati, F., & Yusa, M. (2018). A Comparison Study of Search Strategy on Collecting Twitter Data for Drug Adverse Reaction. 2nd International Seminar on Application for Technology of Information and Communication. Semarang.

Vilarino, P. S., & Sanchez, C. P. (2017). PHP Microservices. Birmingham: Packt Publishing Ltd.

--------------------------
Contoh style Chicago
--------------------------
Algoritma Bee Colony telah digunakan pada pencarian rute terpendek untuk pengiriman distribusi Carica di Nida Food Wonosobo, dimana untuk distribusi pengiriman pada 13 toko diperlukan jarak terpendek yaitu 54,35 km (Arifin and Laksito 2019)

DAFTAR PUSTAKA

Arifin, Muhammad Darwis, and Arif Dwi Laksito. "IMPLEMENTASI ALGORITMA BEE COLONY UNTUK OPTIMASI RUTE DISTRIBUSI CARICA NIDA FOOD WONOSOBO." Jurnal Sistem Informasi (Sistemasi), 2019: 243-253.

Laksito, Arif Dwi, Kusrini Kusrini, Heri Sismoro, Fita Rahmawati, and Mochammad Yusa. "A Comparison Study of Search Strategy on Collecting Twitter Data for Drug Adverse Reaction." 2nd International Seminar on Application for Technology of Information and Communication. Semarang, 2018.

Vilarino, Pablo Solar, and Carlos Perez Sanchez. PHP Microservices. Birmingham: Packt Publishing Ltd., 2017.